Tersangka Teroris Belajar Membuat Bom Secara Online - CakTekno

Tersangka Teroris Belajar Membuat Bom Secara Online

pasca-bom-bunuh-diri-kampung-melayu-densus-88-tangkap-36-terduga-teroris-BBxXaknDoz

Jakarta – Kepala Polisi Jenderal Tito Karnavian mengatakan, dua tersangka teroris yang ditangkap di Bima mengetahui bagaimana membuat bom secara online. Mereka juga berkomunikasi dengan Bahrun Naim secara langsung.

Baca Juga  Densus 88 Menangkap Dua Teror Teroris di NTT

“Sepertinya jaringan di Bima juga belajar tentang metode serangan online, melalui Bahrun Naim juga,” kata Tito di Jakarta, Senin, 19 Juni.

Dari tersangka, polisi menyita bom triacetone triperoxide (TATP). Tito mengatakan bahwa mereka berencana menggunakan bom tersebut dalam sebuah serangan terhadap polisi.

“Tersangka dari Bima ini bermaksud menyerang Polres Woha,” katanya.

Tito mengatakan bahwa di Bima ada beberapa serangan yang menyebabkan kematian petugas polisi.

Ini, kata Tito, mirip dengan serangan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, dimana pembom belajar bagaimana membuat bahan peledak secara online.

Tito membenarkan bahwa kedua tersangka tersebut adalah anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Serangan baru-baru ini dilakukan oleh JAD, termasuk teror di Kampung Melayu dan Jalan Thamrin,” kata Tito.

Pada Sabtu malam, 17 Juni, unit Anti Teror Khusus Detasemen 88 menangkap KW dan NH di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Facebook Comments