Gejala Nyeri Punggung Dapat Meningkatkan Risiko Kematian Dini

Dengan bertambahnya usai yang kian hari semakin tua, dapat menyebabkan nyeri punggung, apabila gejala ini tidak ditangani dengan serius dapat berakibat kematian dini.

Menurut para ilmuan di Denmark, menyebutkan bahwa kematian dini yang terjadi pada 4390 orang berkisar antara usia 50 tahun, Mereka menilai apakah kasus ini ada hubungannya dengan sakit punggung yang mereka derita?

Nyeri Punggung

Dilansir Caktekno.com dari thesun.co.uk, Ilmuan dari University of Sydney di Australia, Dr Paulo Ferreira, Mengungkapkan, “Bahwa orang yang memiliki gejala nyeri tulang belakang 13 persen mempunyai resiko lebih tinggi untuk meninggal dunia jika dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki gejala tersebut.”

Apa yang telah dikemukakan diatas merupakan sebuah penemuan penting, karena banyak orang berpikir bahwa nyeri punggung tidak mengancam jiwa mereka.

Lain halnya dengan Dr Matthew Fernandez, yang juga dari University of Sydney, mengungkapkan, Bahwa obat penghilang rasa sakit yang bisanya kita konsumsi seperti parasetamol dan anti-inflamasi ternyata tidak efektif dalam mengobati sakit punggung, selain itu ada efek sampingnya.

Pencegahan yang paling baik buat menghambat terjadinya nyeri punggung adalah gaya hidup sehat, termasuk didalamnya adalah rajin berolah raga. Nyeri punggung telah menjadi penyebab nomer 1 kecacatan serta telah menyerang sekitar 700 juta orang di seluruh dunia.

Diantara 4 dari 3 orang dewasa akan mengalami nyeri punggung pada level tertentu di masa hidupnya.

Facebook Comments