Inilah Pengertian Studi Literatur


Pengertian Studi Literatur. Studi literatur yang dilaksanakan oleh penulis yakni dengan mengerjakan pencarian kepada berbagai sumber tertulis, bagus berupa buku-buku, arsip, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan problem yang dianalisis. Sehingga berita yang didapat dari studi kepustakaan ini dijadikan referensi untuk memperkuat argumentasi-argumentasi yang ada.
Studi literatur ini dilaksanakan oleh peneliti sesudah menentukan topik penelitian dan ditentukannya ikhtisar problem, sebelum terjun ke lapangan untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan. Berikut yakni penjelasan tentang pengertian Studi Literatur.



Definisi Studi Literatur

Studi literatur adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian.
Menurut Danial dan Warsiah Studi Literatur adalah merupakan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan mengumpulkan sejumlah buku buku, majalah yang berkaitan dengan masalah dan tujuan penelitian. Teknik ini dilakukan dengan tujuan untuk mengungkapkan berbagai teori-teori yang relevan dengan permasalahan yang sedang dihadapi/diteliti sebagai bahan rujukan dalam pembahasan hasil penelitian.



Pengertian Lain tentang Studi literatur adalah mencari referensi teori yang relefan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Referensi ini dapat dicari dari buku, jurnal, artikel laporan penelitian, dan situs-situs di internet. Output dari studi literatur ini adalah terkoleksinya referensi yang relefan dengan perumusan masalah.

Secara Umum Studi Literatur adalah cara untuk menyelesaikan persoalan dengan menelusuri sumber-sumber tulisan yang pernah dibuat sebelumnya. Dengan kata lain, istilah Studi Literatur ini juga sangat familier dengan sebutan studi pustaka. Dalam sebuah penelitian yang hendak dijalankan, tentu saja seorang peneliti harus memiliki wawasan yang luas terkait objek yang akan diteliti. Jika tidak, maka dapat dipastikan dalam persentasi yang besar bahwa penelitian tersebut akan gagal.

Studi literatur seharusnya menjawab

  1. Apa yang telah dikerjakan pada daerah topik ini sampai saat ini ? Apa saja yang penemuan penting, konsep-konsep kunci, argumen, dan / atau teori-teori yang penelitian lain sudah ajukan ? yang mana merupakan hasil-hasil pekerjaan yang penting ?
  2. Pada area mana dari topik penelitian sebelumnya telah terkonsentrasi? Apakah ada perkembangan yang dari waktu ke waktu? Metodologi apa yang telah digunakan?
  3. Apakah ada kesenjangan dalam penelitian? Apakah ada bagian yang belum didekati, padahal seharusnya dilakukan? Apakah ada cara baru untuk melihat topik ini?
  4. Apakah ada perbaikan metodologi untuk penelitian bidang ini ?
  5. Apa arah masa depan yang dibutuhkan dalam penelitian ini?
  6. Bagaimana penelitian Anda membangun atau berangkat dari penelitian yang saat ini dan sebelumnya terkait dengan topik tersebut? Apa kontribusi riset Anda akan membuat ke lapangan?

Cara mengorganisasikan studi literatur

  1. Kronologi. Pada struktur ini, anda akan mengelompokkan dan mendiskusikan sumber-sumber publikasi sesuai urutan kemunculannya, menyoroti perubahan dalam penelitian di bidang ini dan topik spesik anda dari waktu ke waktu. Metode ini berguna untuk paper yang berfokus pada metodologi penelitian, makalah historiografi, dan tulisan lain di mana waktu menjadi unsur penting
  2. Tematik. Dalam struktur ini, Anda akan mengelompokkan dan mendiskusikan sumber-sumber Anda sesuai tema atau topiknya. Cara ini lebih kuat secara pengorganisasian, dan membantu menahan keinginan Anda untuk merangkum sumber-sumber pustaka Anda. Dengan mengelompokkan tema atau topik penelitian bersama, Anda dapat menunjukkan jenis topik yang penting dalam penelitian Anda.
Newer Posts Newer Posts Older Posts Older Posts

More posts

Comments

Post a Comment