Inilah Pengertian Tata Surya, Susunan, Urutan, Gambar Planet-planet, dan Bumi

Kali kita akan membahas seputar nama-nama planet tata surya beserta pengertian dan penjelasan dari nama-nama planet. Berikut penjelasannya. . .

Nama planet dalam tata surya – Planet tata surya merupakan benda astronomi yang megorbit bintang-bintang yang cukup besar yang meliputi planet merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, dan pluto.

Planet merupakan benda langit yang gelap dan tidak memiliki sinar sendiri, dan senantiasa beredar memutari sebuah bintang sejati yang disebut dengan sang surya.

Mungkin sudah tidak asing lagi mendengar pengertian seputar planet namun kebanyakan orang tidak bisa menjelaskan teori tata surya terlebih seputar pengertian planet itu sendiri.

Tata surya (solar system) termasuk dalam komponen alam semesta yang sungguh-sungguh luas. Tata surya berlokasi di dalam salah satu galaksi dari sekian banyak galaksi yang ada di ruang angkasa, merupakan galaksi Bimasakti (Milky Way). 

Kata Bimasakti berasal dari tokoh pewayangan yang memiliki kulit berwarna hitam. Hal itu dikarenakan orang jawa kuno menganggap bintang-bintang di langit menyusun gambar Bima yang dililit ular naga.

Sistem tata surya tersusun menjadi sebagian komponen merupakan sang surya, 4 planet luar, 4 planet dalam, sabuk asteroid (main asteroid belt), dan dibagian terluar terdapat sabuk Kuiper. 

Hanya enam dari delapan planet itu yang memiliki satelit natural meskipun 2 lainnya merupakan Venus dan Merkurius tidak memiliki satelit natural.

Susunan dan Anggota Tata Surya


Seandainya dilihat dari ruang angkasa, maka bumi kelihatan seperti sebuah bola kecil yang bergerak mengitari sebuah bintang ialah matahari. 

Kecuali bumi, ada juga planet-planet lain yang bergerak mengitari matahari. Tak cuma planet saja yang mengitari matahari, tapi ada juga benda-banda langit lainnya yang melaksanakan hal yang sama. Obyek langit tersebut ialah satelit natural, asteroid, meteor, dan komet.

Segala benda-benda astronomi tersebut tertata menjadi satu kesatuan dan membikin sebuah cara yang sungguh-sungguh teratur. 

Sehingga antara planet satu dengan planet yang lain tak mengalami tabrakan. Sebuah cara sempurna yang disebut sebagai tata surya. Berikut ialah penjelasan mengenai beraneka benda langit yang menjadi anggota tata surya.

1. Bintang di Tata Surya

Bintang ialah salah satu anggota tata surya yang memiliki sifat istimewa sebab dapat memancarkan cahaya sendiri. 

Di dalam cara tata surya terdapat banyak sekali bintang yang tak dapat dihitung jumlahnya. Salah satu bintang yang paling kita rasakan imbasnya ialah matahari.

Surya ialah bintang yang sungguh-sungguh berkhasiat bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Surya berkhasiat sebagai sumber cahaya dan sumber panas yang berkhasiat bagi seluruh makhluk hidup. Meskipun matahari dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk progres fotosintesis. 

Surya panas dari matahari berkhasiat untuk menghangatkan permukaan bumi.

Surya memiliki massa yang paling besar dibanding bintang-bintang lain yang terdapat dalam cara tata surya kita. Sirkulasi massanya yang inilah, gaya gravitasi matahari kapabel membikin planet-planet dan benda-banda langit lainnya beredar pada lintasan tertentu. 

Menurut obyek-obyek langit itu, terjadi pada garis edar berbentuk elips dengan matahari sebagai pusatnya.

2. Planet-planet

Sifat planet berbeda dengan bintang. Planet ialah benda langit yang tak memancarkan cahaya sendiri, tapi cuma merefleksikan cahaya matahari.

Dulu International Astronomical Audit (IAU), planet ialah benda langit yang memiliki orbit mengitari matahari.

Planet-planet di tata surya juga memiliki massa dan gravitasi yang cukup sehingga dapat membentuk struktur bulat, dan memiliki lintasan orbit yang bersih (tak memiliki benda langit lainnya di dalam orbitnya).

Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturunus, Uranus, dan Neptunus ialah nama-nama planet yang ada di tata surya. 

Nama-nama planet itu juga telah diurutkan menurut jaraknya dari matahari mulai dari yang paling dekat sampai yang paling jauh.

Melainkan Pluto sempat dimasukkan sebagai salah satu anggota planet dalam cara tata surya. Meskipun, kini pluto telah tak dianggap lagi sebagai sebuah planet sebab lintasan orbitnya tak bersih dari benda langit lainnya. 

Dimana hal ini bertentangan dengan definisi planet yang di sampaikan oleh IAU. Sehingga disepakati bahwa Pluto bukanlah sebuah planet lagi.

Dikarenakan garis edar planet yang berbentuk elips, jarak antara matahari dengan planet menjadi berubah-ubah. Posisi planet pada saat tertentu berada pada jarak terdekat (perihelium) dan pada saat yang lain berada pada jarak terjauh (aphelium).

Pengelompokan Planet-planet

Para ilmuwan membagi 8 planet di tata surya menjadi beberapa kelompok menurut beraneka unsur yang dimiliki oleh tiap planet. Berikut 3 susunan atau urutan planet yang dihasilkan oleh para spesialis astronomi.

Pertama, pengelompokan menurut posisi planet yang dilihat dari orbit bumi dapat dibagi menjadi planet inferior dan planet luar superior. 

Planet inferior ialah planet yang berlokasi di dalam orbit bumi, ialah Merkurius dan Venus. Surya, planet superior ialah planet yang berada di luar orbit bumi, ialah planet Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Kedua, pengelompokan menurut material penyusunnya yang dapat dibagi menjadi 2, ialah planet terrestial dan planet jovian. Planet terrestial ialah planet dengan ukuran yang relatif kecil, berbatu, dan memiliki atmosfer yang tipis. 

Planet yang tergabung ialah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Surya, sisanya termasuk planet jovian. Meskipun planet dengan permukaan yang tertata dari gas, cairan, es tebal, dan ukurannya relatif besar.

Ketiga, pengelompokan menurut lokasinya yang dilihat dari orbit asteroid. Planet dapat dibagi menjadi palnet luar dan planet dalam. 

Planet dalam ialah planet yang berada didalam orbit asteroid, ialah Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Surya sisanya termasuk planet luar.

3. Satelit di Tata Surya
Satelit yakni anggota tata surya yang selalu mengelilingi planet. Segala satelit akan bergerak mengelilingi matahari bersama dengan planet yang dikelilinginya. 

Kecuali mengerjakan itu, satelit juga berputar pada porosnya dan mengelilingi planet yang diiringinya.

Satelit di tata surya dapat dibagi menjadi 2 tipe menurut keberadaannya yakni satelit natural dan satelit buatan. Satelit natural yakni satelit yang diwujudkan oleh Kuasa dan dapat bergerak dengan sendirinya tanpa bantuan tangan manusia.

a. Satelit Alami
Seperti yang digambarkan sebelumnya, satelit natural yakni benda langit yang bergerak mengelilingi sebuah planet. Hampir segala planet di tata surya memiliki satelit natural. Cuma Venus dan Merkurius sajalah planet yang tak memiliki satelit natural. Berikut daftar nama-nama satelit natural tiap planet di tata surya.

b. Satelit Buatan
Satelit buatan yakni satelit yang diwujudkan oleh manusia dan segala gerakannya sudah dibatasi oleh manusia. Sehingga dapat bergerak di tata surya pantas dengan tujuan pembuatannya.

Sebagian besar satelit buatan diwujudkan dengan tujuan penelitian dan untuk memperhatikan obyek-obyek langit yang ada di ruang angkasa. Salah satu satelit yang ibuat manusia yakni satelit palapa yang yakni satelit komunikasi domestik Indonesia. Berikut penjelasan mengenai sebagian tipe satelit buatan beserta fungsinya.

  • Satelit komunikasi yang berfungsi sebagai stasiun pemancar ruang angkasa. Sebagai model yakni Echostar 3 yang beroperasi di Amerika dan satelit Palapa yang ada di Indonesia.
  • Satelit cuaca yang berfungsi untuk memonitor cuaca pada permukaan bumi. Sebagai model yakni satelit TIROS yang dioperasikan oleh NOAA.
  • Satelit pencitraan Sumber Energi Alam yang berfungsi untuk memetakan permukaan bumi. Sebagai model yakni LANDSAT dan Vanguard milik Amerika.


Matahari Sebagai Pusat Tata Surya

yaitu bintang di tata surya dengan massa yang betul-betul berat (300.000 kali massa bumi) dan jaraknya paling dekat dengan bumi.  bukanlah bintang paling besar jikalau diperbandingkan dengan 100 miliar lebih bintang lainnya yang ada di galaksi bimasakti.

Walaupun begitu sang surya yaitu bintang menjadi bintang terbesar dalam sistem tata surya kita. Diameter sang surya besarnya yaitu 1.400.000 km yaitu sekitar 110  kali ukuran bumi. Daya jarak antara sang surya dengan bumi yaitu 149.000.000 km atau tak jarang dibulatkan menjadi 150 juta km.

Planet-planet di tata surya selalu bergerak mengelilingi sang surya dikarenakan terdapat gaya gravitasi sang surya. Besarnya gaya gravitasi sang surya 28 kali lebih kuat dibanding gaya gravitasi bumi, sebab massa sang surya jauh lebih besar dibanding massa bumi.

Panas dan cahaya yang diciptakan oleh sang surya betul-betul bermanfaat bagi kehidupan di  bumi.  yang dipancarkan sang surya bermanfaat untuk menjaga agar temperatur di permukaan bumi tetap hangat, membantu progres sirkulasi air dan udara di bumi, dan lain sebagaianya.

Planet-planet di Tata Surya

Planet dan benda langit lainnya bisa tetap berada di orbit sebab adanya gaya gravitasi matahari. Tenaga gaya gravitasi matahari lebih besar dibandingi gaya gravitasi yang dimiliki tiap planet. Hal inilah yang membikin planet senantiasa bergerak mengitari matahari.

Coba lihat gambar planet-planet di atas, Anda bisa mengamati bahwa seluruh planet mengitari matahari dengan trek berbentuk elips. Lintasan planet yang mengitari matahari disebut orbit. Gerakan planet-planet mengitari matahari disebut revolusi planet. Waktu yang diperlukan sebuah planet untuk menjalankan satu revolusi disebut jangka waktu revolusi.

No.
Planet
Periode Revolusi
Periode Rotasi
1.
Merkurius
88 hari
59 hari
2.
Venus
225 hari
243 hari
3.
Bumi
365 hari
24 jam
4.
Mars
687 hari
24,6 jam
5.
Yupiter
11,86 tahun
10 jam
6.
Saturnus
29,5 tahun
10,7 jam
7.
Uranus
84 tahun
17 jam
8.
Neptunus
165 tahun
16 jam
Demikian artikel tentang tata surya yang disertai penjelasan mengenai benda-banda langit yang ada di dalamnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan dapat menjadi referensi belajar Anda. Terima kasih telah mengunjungi InformaZone.com, baca juga artikel yang berhubungan dengan tata surya. Salam.
Newer Posts Newer Posts Older Posts Older Posts

More posts

Comments

Post a Comment