Ini Pengertian dan Arti Ghibah Menurut Islam Yang wajib Kamu Ketahui

Post a Comment
Pengertian serta Arti Ghibah dalam Islam. Berikut yakni pejelasan tentang pengertian Ghibah, Pengecualian Ghibah, Tertib Ghibah, Akibat Ghibah, Teladan Prilaku Ghibah Dan Sistem Mencegah dan Menghindari Ghibah.
Pengertian dan Arti Ghibah

Definisi Ghibah

Berdasarkan bahasa, ghibah artinya menggunjing. Berdasarkan istilah, ghibah berarti mendiskusikan kejelekan dan kekurangan orang lain dengan maksud mencari kesalahan kesalahannya, baik lahiriah, agama, kekayaan, sopan santun.
Berdasarkan Wikipedia. Ghibah yakni menceritakan sesuatu yang terdapat pada diri seorang muslim, sedang ia tidak menyukai (sekiranya hal itu disebutkan). Bagus dalam situasi soal jasmaninya, agamanya, kekayaannya, hatinya, ahlaknya, format lahiriyahnya dan sebagainya. Caranya-pun pelbagai-variasi. Di antaranya dengan menjelaskan tercela, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok.

Berdasarkan seorang cendikiawan muslim Pengertian serta Arti Ghibah dalam Islam Dr. Yusuf al­Qardawi mengatakan, “Ghibah yakni keinginan untuk menghancurkan orang, keinginan menodai harga diri, kehormtan, kemuliaan orang lain, padahal mereka tidak ada di hadapannya, hal ini menunjukan kelicikannya, karena sama dengan menikam dari belakang serta pengumpatan ini berarti melawan orang yang tidak berdaya”.


Pengecualian Ghibah

Seperti dikutip dari islamhouse.com Para ulama telah memberikan pengecualian pada beberapa kasus yang dibolehkan untuk ghibah didalamnya, dengan menyimpulkan pada enam situasi, sebagaimana diterangkan oleh Imam Nawawi, adalah:
Pengertian dan Arti Ghibah


  • Mengadukan kelaliman (ketidak adilan). Maka dibolehkan bagi orang yang dizalimi untuk mengadu pada penguasa atau hakim atau kecuali keduanya, yang memiliki kekuasaan serta disangkanya mampu untuk menolong serta menghukum orang yang menzaliminya. Yakni dengan mengatakan pada mereka: \\\"Orang itu telah berbuat zalim padaku pada perkara ini..\\\".
  • Minta bantuan untuk merubah kemungkaran dan memberi pengarahan pelaku maksiat agar kembali kejalan yang benar.
  • Memohon fatwa. Yakni dengan mengatakan terhadap pemberi fatwa: \\\"Ayahku atau saudaraku atau suamiku telah berbuat lalim padaku, apakah boleh saya menuntutnya? Apa solusiku agar bisa lepas darinya dan memperoleh hakku serta mencegah kelalimannya? Atau ucapan yang misalnya ini. Memperingatkan kaum muslimin atas keburukan seseorang.
  • Orang yang terang-terangan berbuat maksiat atau bid\\\'ah. Seperti halnya, orang yang terang - terang minum khamr, pemungut atau penarik pajak. Maka dalam hal ini, kita sebutkan keburukannya saja, tanpa menceritakan kekurangan yang lainnya.
  • Pengenalan. Maksudnya, jika ada orang yang memang diketahui dengan julukan \\\'si tuli\\\' atau \\\'si buta\\\' atau \\\'si pincang\\\' atau \\\'si rabun\\\'. Dan sebagainya, maka boleh menyebut mereka dengan julukan-julukan hal yang demikian.

Hukum Ghibah

Pengertian dan Arti Ghibah

Hukum ghibah itu diharamkan menurut kata setuju ulama. Ghibah termasuk dosa besar. Dilema ghibah kelihatannya adalah permasalahan yang sepele dan ringan, akan melainkan sebenarnya permasalahan ini adalah permasalahan yang benar-benar berat karena menyangkut kehormatan sese orang. Apalagi jika yang dighibahkan adalah saudara Muslim kamu sendiri yang mana kehormatan seseorang muslim benar-benar dijaga.


Dampak Ghibah

Pengertian dan Arti Ghibah


  • Orang yang melakukan ghibah akan mengalami kerugian, karena pahala amal kebaikannya dia berikan kepada orang yang menjadi sasaran ghibahnya ;
  • Mengakibatkan putusnya ukhuwah, rusaknya beri saying, timbulnya permusuhan, tersebarnya aib, lahirnya kehinaan dan timbulnya harapan untuk menyebarkan kabar keburukan orang lain;
  • Mendapat siksaan Allah SWT yang amat pedih

Contoh Perilaku Ghibah


  • Mendiskusikan keburukan orang lain via verbal ;
  • Mendiskusikan keburukan orang lain via isyarat ;
  • Mendiskusikan keburukan orang lain via gerakan tubuh dengan maksud mengolok-olok;
  • Mendiskusikan keburukan orang lain via media massa tanpa ada maksud untuk kebaikan.

Cara Mencegah dan Menghindari Ghibah


  • Selalu mengingat bahwa perbuatan ghibah adalah penyebab kemarahan dan kemurkaan Allah SWT;
  • Usahakan menerapkan mulut dan lidah dengan berhati hati;
  • Jikalau mau mendiskusikan kejelekan orang karenanya ingatlah kebaikannya;
  • Membiasakan bergaul dengan orang ¬orang yang berprilaku baik (akhlakul karimah);
  • Membiasakan diri dalam kondisi suci dengan berwudlu;
  • Hendaknya orang yang melakukan ghibah mengingat dahulu aib dirinya sendiri dan segera berusaha memperbaikinya, dengan demikian akan timbul perasaan malu pada diri sendiri jika membuka aib orang lain;
  • Mesti mengingatkan orang yang sedang melakukan ghibah bahwa perbuatan tersebut  haram.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter