VqI14dIZgOPEqICDVdzsdHohm6R1qA6BYQ86dmeQ

17+ Kumpulan Soal PEMANTAPAN NO 61-80 | Sederajat dengan Kunci Jawaban

Halo semuanya.. kawan, Di website caktekno.com hari ini 28-Jul-2022 kami menyediakan kumpulan soal, bank soal beserta daftar jawaban/kunci jawaban tentang PEMANTAPAN NO 61-80 | yang sangat lengkap untuk semua jenjang pendidikan sebagai sarana belajar kamu belajar dan mengikuti PTS (Penilaian Tengah Semester)/UTS/Ulangan/Tugas Rumah/PR/Ujian Akhir untuk Kelas 1st di sekolah atau sebagai referensi soal untuk bapak dan ibu guru di sekolah. Soal latihan di website ini disusun secara struktur dan mempermudah siswa mempelajari dan menguasai mata pelajaran pada semester 1 dan 2 2022/2023.

17+ Soal PEMANTAPAN NO 61-80 | 2022/2023 Lengkap



1. (1)Sepanjang perjalanan pulang, pikiran saya tidak pernah lepas dari sahabat saya yang baik itu. (2)Saya malu, sebagai sahabat dia seperti saudaraku. (3)Saya merasa belum pernah berbuat baik padanya. ( (4)Dia telah membuktikan bahwa keberanian dan rasa tanggung jawab yang besar bisa timbul dari sebuah persahabatan yang tulus dengan menolongku malam itu. (5)Mata saya kemudian melirik seragam dinas yang tersampir di sandaran jok belakang. (6)Sebagai jaksa yang baru saja menangani satu kasus perdata, seragam itu belum bisa membuat saya bangga. (7)Nilainya jelas jauh lebih kecil dibanding nilai persahabatan yang saya dapatkan dari sebuah seragam

a. pakaian
[Jawaban Salah]

b. kedudukan
[Jawaban Benar]

c. persahabatan
[Jawaban Salah]

d. baju kehormatan
[Jawaban Salah]

e. baju kebesaran
[Jawaban Salah]



2. (1)Sepanjang perjalanan pulang, pikiran saya tidak pernah lepas dari sahabat saya yang baik itu. (2)Saya malu, sebagai sahabat dia seperti saudaraku. (3)Saya merasa belum pernah berbuat baik padanya. ( (4)Dia telah membuktikan bahwa keberanian dan rasa tanggung jawab yang besar bisa timbul dari sebuah persahabatan yang tulus dengan menolongku malam itu. (5)Mata saya kemudian melirik seragam dinas yang tersampir di sandaran jok belakang. (6)Sebagai jaksa yang baru saja menangani satu kasus perdata, seragam itu belum bisa membuat saya bangga. (7)Nilainya jelas jauh lebih kecil dibanding nilai persahabatan yang saya dapatkan dari sebuah seragam

a. 1
[Jawaban Salah]

b. 2
[Jawaban Benar]

c. 3
[Jawaban Salah]

d. 4
[Jawaban Salah]

e. 5
[Jawaban Salah]



3. Ia tetap diam dan kelihatan gelisah mendengar panggilan seruling kapal dari arah pelabuhan. Saya pun memakluminya. Rupanya ia ingin cepat kembali ke kapalnya. Kami sama-sama berdiri dan menjabat tangan perpisahan. Lalu saya tepuk-tepuk bahunya dan dalam Bahasa Inggris saya katakana padanya basa basi sebagai orang timur, “Mampirlah ke gubukku.”

a. orang yang baik
[Jawaban Salah]

b. masyarakat yang sopan
[Jawaban Benar]

c. orang yang memiliki kelebihan
[Jawaban Salah]

d. masyarakat yang sennag berpura-pura
[Jawaban Salah]

e. masyarakat yang senang berbasa-basi
[Jawaban Salah]



4. Ia tetap diam dan kelihatan gelisah mendengar panggilan seruling kapal dari arah pelabuhan. Saya pun memakluminya. Rupanya ia ingin cepat kembali ke kapalnya. Kami sama-sama berdiri dan menjabat tangan perpisahan. Lalu saya tepuk-tepuk bahunya dan dalam Bahasa Inggris saya katakana padanya basa basi sebagai orang timur, “Mampirlah ke gubukku.”

a. personifikasi
[Jawaban Salah]

b. antitese
[Jawaban Salah]

c. litotes
[Jawaban Benar]

d. hiperbola
[Jawaban Salah]

e. alegori
[Jawaban Salah]



5. Begitu kayanya Paman Gober, sehingga ia tak bisa hafal lagi pabrik apa saja yang dimilikinya. Bila terlihat pabrik di depan matanya, ia hampir selalu berkata, “Oh, aku lupa,

a. Paman Gober kaya tapi pelupa.
[Jawaban Salah]

b. Paman Gober kaya tetapi pelit.
[Jawaban Salah]

c. Paman Gober tidak mau membantu keluarganya.
[Jawaban Salah]

d. Paman Gober memiliki banyak pabrik hingga sering lupa.
[Jawaban Salah]

e. Paman Gober kaya tetapi sangat pelit bahkan kepada keluarganya.
[Jawaban Benar]



6. Begitu kayanya Paman Gober, sehingga ia tak bisa hafal lagi pabrik apa saja yang dimilikinya. Bila terlihat pabrik di depan matanya, ia hampir selalu berkata, “Oh, aku lupa,

a. Banyak orang kaya yang pelit.
[Jawaban Salah]

b. Banyak orang kaya yang lupa padajumlah kekayaan yang dimilikinya.
[Jawaban Salah]

c. Banyak orang kaya yang tidak peduli dengan orang disekitarnya bahkan keluarganya.
[Jawaban Benar]

d. Banyak orang yang menumpuk harta tanpa peduli bagaimana mendapatkannya.
[Jawaban Salah]

e. Orang kaya sering kali sibuk dengan kekayaannya tanpa peduli kepada penderitaan orang-orang disekitarnya.
[Jawaban Salah]



7. Singkat cerita, Darman, seorang politikus yang tidak tulus tidak mau menyia-nyiakan sorotan kamera wartawan. Dia mencari strategi agar tetap menjadi perhatian media. Darman berusaha masuk ke tempat banjir dan menceburkan diri ke air. Sial baginya, dia terperosok ke selokan dan terseret derasnya air. Darman berusaha

a. politikus yang tidak tulus dan menemui ajalnya
[Jawaban Salah]

b. politikus yanghanyut karena terpeleset
[Jawaban Salah]

c. politikus yang selalu mencari strategi untuk mendapat perhatian
[Jawaban Salah]

d. politikus yang sial karena terpeleset dan hanyut di sungai
[Jawaban Salah]

e. politikus yang tidak tulus mendapat sial terperosok dan hanyut ke sungai
[Jawaban Benar]



8. Singkat cerita, Darman, seorang politikus yang tidak tulus tidak mau menyia-nyiakan sorotan kamera wartawan. Dia mencari strategi agar tetap menjadi perhatian media. Darman berusaha masuk ke tempat banjir dan menceburkan diri ke air. Sial baginya, dia terperosok ke selokan dan terseret derasnya air. Darman berusaha

a. orang yang tidak tulus
[Jawaban Salah]

b. orang berpolitik tapi dak tulus
[Jawaban Salah]

c. orang yang seperti mengabdi pada masyarakat
[Jawaban Salah]

d. orang yang seperti mengabdi pada masyarakat padahal ada kepentingan pribadi
[Jawaban Salah]

e. orang yang seperti mengabdi pada masyarakat padahal ada kepentingan pribadi atau kelompok
[Jawaban Benar]



9. Seperti musim, hati Sersan kepala Zainuddin sedang kemarau. Kepala polisi itu dongkol benar lantaran persis seperti musim pula maling sepeda kambuh lagi. Tahun lalu Sersan Kepala tak berhasil membongkar kasus serupa dan masyarakat terang-terangan mengeluh padanya. Pencuri itu sangat lihai. Sersan Kepala bahkan telah minta bantuan Detektif M. Nur, tapi tetap tak bisa membekuk pencuri itu. Sepeda yang hilang sebenarnya tak banyak, paling hanya 3 atu 4 saja, tapi sudah merupakan skandal besar bagi kampung kami yang kecil. Lebih besar dari skandal seorang politisi yang memalsukan ijazah dan mengaku pernah naik haji tempo hari.

a. Kemarahan Sersan Zainudin
[Jawaban Salah]

b. Kemarahan Sersan Zainudin karena kasus maling sepeda.
[Jawaban Salah]

c. Kemarahan Sersan Zainudin karena kasus maling sepeda kambuh lagi padahal kasus tahun kemarin belum tuntas.
[Jawaban Benar]

d. Kemarahan Sersan Zainudin karena ada k kasus yang lebih besar dari pada skandal seorang politisi yang memalsukan ijazah dan mengaku pernah naik haji.
[Jawaban Salah]

e. Kemarahan Sersan Zainudin karena kasus skandal seorang politisi yang memalsukan ijazah dan mengaku pernah naik haji.
[Jawaban Salah]



10. Seperti musim, hati Sersan kepala Zainuddin sedang kemarau. Kepala polisi itu dongkol benar lantaran persis seperti musim pula maling sepeda kambuh lagi. Tahun lalu Sersan Kepala tak berhasil membongkar kasus serupa dan masyarakat terang-terangan mengeluh padanya. Pencuri itu sangat lihai. Sersan Kepala bahkan telah minta bantuan Detektif M. Nur, tapi tetap tak bisa membekuk pencuri itu. Sepeda yang hilang sebenarnya tak banyak, paling hanya 3 atu 4 saja, tapi sudah merupakan skandal besar bagi kampung kami yang kecil. Lebih besar dari skandal seorang politisi yang memalsukan ijazah dan mengaku pernah naik haji tempo hari.

a. Banyak kasus kejahatan yang belum dapat dituntaskan pihak aparat.
[Jawaban Benar]

b. Aparat merasa kesal dengan terus marknya berbagai kejahatan yang terjadi di masyarakat.
[Jawaban Salah]

c. Aparat banyak menyelesaikan kasus yang terjadi di masyarakat.
[Jawaban Salah]

d. Tugas aparat untuk menyelesaikan kasus-kasus kejahatan yang terjadi di masyarakat.
[Jawaban Salah]

e. Kejahatan tidak akan pernah bisa ditumpas karena akan muncul lagi dan muncul lagi dengan jenis dan tingkat yang berbeda-beda.
[Jawaban Salah]



11. “Bangsat, siapa kau,” Haji Basuni membentak dan ketika menajami mukaku dengan geramnya ia hendak mencengkram aku. Setelah takut aku undur dan menjawab.

a. Keinginan bertemu dengan Umi dan Latifah tapi dilarang Haji Basumi.
[Jawaban Benar]

b. Kebencian terhadap Haji Basumi karena kata-katanya yang kasar dan menghina.
[Jawaban Salah]

c. Merasa kasihan kepada Umi yang melolong-lolong dalam sela bentak dan rotan.
[Jawaban Salah]

d. Kebencian terhadap Haji Basumi karena memukul Umi dan Latifah.
[Jawaban Salah]

e. Keinginan memukul Haji Basumi karena telah menghinanya dan memukul Umi hingga menangis.
[Jawaban Salah]



12. “Bangsat, siapa kau,” Haji Basuni membentak dan ketika menajami mukaku dengan geramnya ia hendak mencengkram aku. Setelah takut aku undur dan menjawab.

a. Orang tua seringkali ikut campur terhadap urusan cinta anak muda.
[Jawaban Salah]

b. Orang kaya sering memandang rendah cinta orang miskin.
[Jawaban Salah]

c. Cinta terkadang terhalang oleh status dan harta.
[Jawaban Salah]

d. Orang kaya cenderung berbuat semena-mena kepada orang miskin.
[Jawaban Benar]

e. Seorang ayah serungkali bertindak berlebihan terhadap anak perempuannya.
[Jawaban Salah]



13. (1)Teman-teman Fajar tiba-tiba bersorak gembira. (2)Namun, tidak jauh dari mereka terlihat Daffa yang terkulai lemas karena layang-layangnya putus. (3)Padahal, Daffa sudah menggunakan berbagai strategi untuk memenangkan permainan layang-layangnya melawan Fajar, tetapi kali ini ia tidak berhasil. (4)Tidak lama senja pun tiba. Ketika terdengar suara adzan, anak-anak membubarkan diri untuk pergi ke masjid. (5)Berita kemenangan Fajar atas Daffa semakin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik Fajar memang sakti.

a. Fajar kaget mendengar teman-temannya bersorak gembira.
[Jawaban Salah]

b. Daffa tidak berhasil mengalahkan Fajar dalam bermain layangan.
[Jawaban Benar]

c. Daffa menggunakan strategi untuk mengalahkan Fajar.
[Jawaban Salah]

d. anak-anak membubarkan diri karena mendengar adzan.
[Jawaban Salah]

e. anak-anak semakin yakin akan kesaktian layang-layang Fajar.
[Jawaban Salah]



14. (1)Teman-teman Fajar tiba-tiba bersorak gembira. (2)Namun, tidak jauh dari mereka terlihat Daffa yang terkulai lemas karena layang-layangnya putus. (3)Padahal, Daffa sudah menggunakan berbagai strategi untuk memenangkan permainan layang-layangnya melawan Fajar, tetapi kali ini ia tidak berhasil. (4)Tidak lama senja pun tiba. Ketika terdengar suara adzan, anak-anak membubarkan diri untuk pergi ke masjid. (5)Berita kemenangan Fajar atas Daffa semakin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik Fajar memang sakti.

a. 1
[Jawaban Salah]

b. 2
[Jawaban Salah]

c. 3
[Jawaban Benar]

d. 4
[Jawaban Salah]

e. 5
[Jawaban Salah]



15. (1)Teman-teman Fajar tiba-tiba bersorak gembira. (2)Namun, tidak jauh dari mereka terlihat Daffa yang terkulai lemas karena layang-layangnya putus. (3)Padahal, Daffa sudah menggunakan berbagai strategi untuk memenangkan permainan layang-layangnya melawan Fajar, tetapi kali ini ia tidak berhasil. (4)Tidak lama senja pun tiba. Ketika terdengar suara adzan, anak-anak membubarkan diri untuk pergi ke masjid. (5)Berita kemenangan Fajar atas Daffa semakin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik Fajar memang sakti.

a. 1
[Jawaban Salah]

b. 2
[Jawaban Salah]

c. 3
[Jawaban Salah]

d. 4
[Jawaban Benar]

e. 5
[Jawaban Salah]



16. 1.Nina : Kak, kalau sudah lulus SMA, mau melanjutkan ke

a. 1
[Jawaban Salah]

b. 2
[Jawaban Salah]

c. 4
[Jawaban Salah]

d. 6
[Jawaban Benar]

e. 8
[Jawaban Salah]



17. 1.Nina : Kak, kalau sudah lulus SMA, mau melanjutkan ke

a. sosial
[Jawaban Salah]

b. budaya
[Jawaban Salah]

c. ekonomi
[Jawaban Salah]

d. pendidikan
[Jawaban Benar]

e. patriotik
[Jawaban Salah]



18. (1)Monique, seperti telah beberapa kali kuulang kepadamu, berasal dari Pulau Korsika. (2)Pulau tunggal yang terkenal dengan watak dendamnya, ketabahan orang-orangnya pada waktu perang, kemurahan hati, serta berlimpahnya sinar matahari selama seluruh musim. ...(3)Sesuai dengan sifat-sifat keistimewaan pulau-pulau itu, Monique kukenal karena keemasan hatinya. (4)Seperti juga manusia-manusia lain, dia memiliki berbagai kekurangan serta kesalahan watak. (5)Namun, kekawanan yang ada di antara kami berdua sanggup mengatasi berbagai pasang surutnya waktu.

a. Monique, seperti telah beberapa kali kuulang kepadamu, berasal dari Pulau Korsika.
[Jawaban Salah]

b. Pulau tunggal yang terkenal dengan watak dendamnya, ketabahan orang-orangnya pada waktu perang, kemurahan hati, serta berlimpahnya sinar matahari selama seluruh musim.
[Jawaban Salah]

c. Sesuai dengan sifat-sifat keistimewaan pulau-pulau itu, Monique kukenal karena keemasan hatinya.
[Jawaban Benar]

d. Seperti juga manusia-manusia lain, dia memiliki berbagai kekurangan serta kesalahan watak.
[Jawaban Salah]

e. Namun, kekawanan yang ada di antara kami berdua sanggup mengatasi berbagai pasang surutnya waktu.
[Jawaban Salah]



19. (1)Monique, seperti telah beberapa kali kuulang kepadamu, berasal dari Pulau Korsika. (2)Pulau tunggal yang terkenal dengan watak dendamnya, ketabahan orang-orangnya pada waktu perang, kemurahan hati, serta berlimpahnya sinar matahari selama seluruh musim. ...(3)Sesuai dengan sifat-sifat keistimewaan pulau-pulau itu, Monique kukenal karena keemasan hatinya. (4)Seperti juga manusia-manusia lain, dia memiliki berbagai kekurangan serta kesalahan watak. (5)Namun, kekawanan yang ada di antara kami berdua sanggup mengatasi berbagai pasang surutnya waktu.

a. tempat
[Jawaban Benar]

b. waktu
[Jawaban Salah]

c. persitiwa
[Jawaban Salah]

d. tempat dan waktu
[Jawaban Salah]

e. waktu dan peristiwa
[Jawaban Salah]



Demikian Kumpulan Soal PEMANTAPAN NO 61-80 | Sederajat dengan Kunci Jawaban, Perjalanan Masih Panjang Sob

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar